Adaptasi adalah: jenis, tujuan, konsep, mekanisme, prinsip

Definisi kustomisasi
Buka baca cepat

Adaptasi adalah keahlian suatu organisme untuk beradaptasi dengan alam atau aturan suatu organisme untuk menghadapi kawanan alam dengan harapan dapat bertahan hidup.

Adaptasi-adalah-jenis-tujuan-konsep-mekanisme-prinsip

Penyesuaian menurut para ahli

Berikut beberapa definisi ahli kustomisasi, yaitu:
1. Menurut W.A. Gerungan (1996)

Dikatakan: “Adaptasi berubah sesuai dengan kondisi lingkungan, tetapi juga lingkungan menurut keadaan (keinginan diri).”

2. Setelah Soeharto Heerdjan (1987)

“Adaptasi adalah upaya atau perilaku yang bertujuan untuk mengatasi kesulitan dan rintangan.”
3. Menurut biologi

Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya.

4. Menurut psikologi

Kustomisasi meliputi kustomisasi dan penyesuaian. Ini berarti bahwa individu dapat beradaptasi dengan baik, biasanya dan idealnya dapat menggunakan kedua mekanisme secara fleksibel tergantung pada suasana dan situasinya.
Jenis kustomisasi

Berikut 3 jenis kustomisasi, yaitu sebagai berikut:

Penyesuaian perilaku

Adaptasi perilaku terdiri dari adaptasi dalam bentuk perilaku. Salah satu contohnya adalah hewan seperti paus sering muncul ke permukaan untuk mengeluarkan udara. Bunglon mengubah warna kulitnya agar sesuai dengan posisinya yang disesuaikan.

Penyesuaian morfologis

Adaptasi morfologi merupakan langkah menyelaraskan bentuk tubuh dengan media yang terdapat secara alami di dalam tubuh organisme. Di bawah ini adalah 2 contoh adaptasi morfologi:

Penyesuaian fisiologis

Adaptasi fisiologis merupakan langkah menuju penyelarasan fungsi bagian tubuh makhluk hidup di alam. Di bawah ini adalah 3 contoh penyesuaian fisiologis:
Tujuan kustomisasi

Berikut ini adalah beberapa tujuan kustomisasi, yaitu sebagai berikut:
Baca lebih lanjut: Ideologi Komunisme

Mendapatkan makanan
Berurusan dengan keadaan fisik alam
Untuk melindungi diri Anda dari predator
Reproduksi
Untuk menanggapi perubahan yang terjadi di alam sekitarnya

Konsep adaptasi

Berikut ini merupakan konsep kustomisasi yaitu:

Perubahan kondisi lingkungan mempengaruhi hewan. Hewan menanggapi perubahan kondisi lingkungan. Respon hewan terhadap kondisi dan perubahan lingkungannya diekspresikan sebagai respon hewan terhadap lingkungannya. Respon tersebut berupa perubahan fisik, fisiologis, dan perilaku. Beberapa tanggapan hewan bersifat reaktif dan yang lainnya terstruktur, artinya berasal dari nenek moyang mereka. Adaptasi secara umum diartikan sebagai adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi menunjukkan kesesuaian organisme dengan lingkungannya, yang merupakan produk masa lalu. Organisme yang ada saat ini dapat hidup di lingkungannya karena kondisi lingkungan yang kebetulan sama dengan nenek moyangnya.
Mekanisme penyesuaian

Berikut mekanisme penyesuaiannya, yaitu:

Ciri-ciri penduduk yang ada merupakan ciri-ciri yang diwariskan secara turun-temurun. Dengan kata lain, populasi saat ini adalah salah satu yang lolos seleksi alam, seperti yang dikemukakan oleh Darwin. Di alam, organisme berkumpul dalam kelompok populasi yang anggotanya memiliki hubungan perkawinan silang. Setiap kelompok disebut deme. Kelompok besar yang terdiri dari banyak makhluk disebut jenis organisme. Beberapa di antaranya menempati wilayah geografis yang berbeda, misalnya kanguru yang hanya hidup di Australia dan Irian. Dibandingkan dengan wilayah sebarannya, wilayah geografis ini membentuk habitat yang sempit dan khas bagi jenis organisme.

Makhluk yang menempati wilayah geografis tertentu mungkin memiliki sifat genetik yang berbeda dengan makhluk hidup yang menempati wilayah lain jika terjadi isolasi geografis di antara mereka sehingga informasi genetik tidak dapat dipertukarkan di antara mereka. Kelompok yang terisolasi disebut Clin (Cline) dan merupakan subtipe dari organisme atau subpopulasi. Perbedaan karakteristik genetik seorang klinisi dibandingkan dengan klinik lain disebabkan oleh perbedaan perubahan lingkungan dalam rentang tertentu yang disebut gradien ekologi. Variasi karakteristik individu dalam kawasan ekologi yang berbeda disebut ekotipe. Perbedaan sifatnya ada pada bentuk, warna dan lain-lain. Contohnya adalah kupu-kupu Biston Bitula yang hidup di hutan yang jauh dari industri. Memiliki warna abu-abu keputihan yang cocok dengan warna batang pohonnya. Namun, kupu-kupu yang sama yang dihirup di kawasan industri di Inggris berwarna gelap karena gelap

 

 

LIHAT JUGA

 

https://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/gbwhatsapp/
https://mahasiswa.ung.ac.id/511414010/
https://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/download-gb-whatsapp/
https://student.blog.dinus.ac.id/handay/gbwhatsapp-apk/
https://mahasiswa.ung.ac.id/521414015/home/2021/3/19/download-gb-whatsapp-apk-mod-terbaru-anti-banned-pro.html
https://mahasiswa.ung.ac.id/521414015/home/2021/3/19/7-rekomendasi-aplikasi-edit-video-bokeh-paling-canggih.html
https://bpm.uai.ac.id/
https://bpm.uai.ac.id/komparasi-pendidikan/
https://bpm.uai.ac.id/wa-web/
https://www.rentalmobillampung.co.id/
http://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/wa-web/
https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/wa-web/
https://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/wa-web/
http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2021/03/27/wa-web/