7 Alat Musik Tradisional Asli Khas Indonesia

Alat musik tradisional Indonesia

1. Gamelan

 

7-Alat-Musik-Tradisional-Asli-dan-Khas-Indonesia

 

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://memphisthemusical.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Jenis alat musik tradisional yang pertama adalah gamelan. Alat musik ini berasal dari Jawa Tengah. Cara memainkan gamelan adalah dipukul dengan pemukul. Kata gamelan berasal dari bahasa Jawa gamel yang artinya memukul atau memukul, diikuti sufiks yang menjadikannya kata benda.

2. Angklung

Alat musik angklung tidak hanya terkenal di Indonesia tetapi juga di Mancanegar. Ternyata banyak bule juga yang tertarik dengan alat musik asal Jawa Barat ini. Cara memainkan angklung adalah dengan menggerakkan tangan.

Angklung terbuat dari bambu, dibunyikan dengan cara bersalaman. Setelah bergetar, terdengar nada. Ini akibat benturan badan tabung bambu. Suara getar menciptakan komposisi 2, 3 hingga 4 nada dalam ukuran baim besar atau kecil.

Jenis Angklung yang ada di Indonesia banyak sekali, tidak hanya Angklung Jawa Barat saja tetapi juga Angklung Bali, Angklung Banyuwangi, Angklung Gubrag, dll.

3. Kolintang

Alat musik tradisional lain yang mendunia adalah Kolintang dari Minahasa, Sulawesi Utara. Bahkan permainan Kolintang memecahkan rekor dunia tahun 2009.

Diberitakan dari Liputan6.com, sebanyak 3.011 orang memainkan alat musik bambu bersama dan 1.223 orang memainkan Kolintang secara massal di Stadion Tondano di Minahasa, Sulawesi Utara.

Ribuan peserta memainkan alat musiknya masing-masing dengan baik sehingga suara yang dihasilkan pun terlihat serasi dan memiliki nilai yang sangat tinggi. Tidak sia-sia ketika 4 rekor dunia dibuat.

4. Sasando

Alat musik ini konon sudah digunakan oleh masyarakat di Merah, Nusa Tenggara Timur, sejak abad ke-7. Sekarang sasando yang biasa disapa gitar ini sudah mendunia. Sasando memiliki bagian utama berupa tabung panjang yang terbuat dari bambu. Di tengah alat musik petik, itu melingkar dari atas ke bawah. Dawai sasando digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional masyarakat Pulau Rote.

Sekarang ada sasando elektrik dengan sedikit modifikasi. Meskipun instrumen ini modern, bentuk klasiknya tetap dipertahankan. Sasando agak langka di Indonesia, seiring dengan menurunnya minat anak muda dalam memainkan alat musik ini. Bahkan jika modifikasi kelistrikan tidak menghalanginya untuk bersaing dengan alat musik masa kini.

5. Serune Kale

Alat musik tradisional ini dikembangkan dan dihayati sejak lama oleh masyarakat Aceh. Alat musik ini sangat populer di daerah Pidie, Aceh Utara, Aceh Besar dan Aceh Barat. Alat musik ini sering dimainkan bersama dengan Rapai dan Gendrang pada acara hiburan, tarian atau saat menyapa tamu kehormatan.

Bahan dasar sarune kangkung adalah kayu, kuningan dan tembaga. Bentuk alat musiknya hampir mirip dengan seruling bambu. Warna dasarnya hitam, yang digunakan untuk mempermanis atau menghiasi musik tradisional Aceh.

6. Tifa

Tifa adalah salah satu alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Maluku dan Papua. Tifa biasanya dimainkan saat upacara adat, pertunjukan musik, atau pertunjukan tari tradisional diadakan.

Bahan dasar untuk Tifa adalah kayu yang dilubangi di bagian tengah dan cara memainkannya dengan cara dipukul bagian atas Tifa untuk mendengar bagaimana suara dibuat.

Selain bentuknya yang klasik, tifa tersebut menghasilkan suara yang unik dan indah, sehingga banyak wisatawan yang tertarik untuk menjadikannya oleh-oleh saat kembali dari Maluku atau Papua. Tak heran jika Tifa semakin dikenal masyarakat dunia.

7. Slenthem

Tengah juga memiliki alat musik tradisional Slenthem, seperti dimainkan seperti gong, yaitu dengan cara dipukul dengan alat perkusi. Slenthem ternyata merupakan salah satu alat musik gamelan.

Seperti instrumen lain dalam satu set gamelan, Slenthem juga memiliki versi Slendro dan versi Pelog. Bidang Pelog-Slenthem umumnya memiliki rentang nada dari C ke B sedangkan bidang Slendro-Slenthem memiliki rentang nada dari C, D, E, G, A, C.

Lihat Juga: Alight Motion Pro