ISP Lokal Jadi Garda Terdepan Pemerataan Akses Internet

Zulfadly Syam: Pemerataan internet bisa terwujud jika infrastrukturnya luas

Pemerataan Akses Internet

Zulfadly Syam, Direktur Koordinasi dan Pengembangan Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), mengatakan Internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat, namun aksesnya masih belum merata di seluruh tanah air.

Menurutnya, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia cukup signifikan. Hal ini terlihat dari data survei APJII 2019 – Q2 2020 yang menunjukkan peningkatan sebesar 73,7 persen atau 196,71 juta dari 266,91 juta jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, menurut Zulfadly, data Direktorat Jenderal Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan 12.548 desa belum memiliki akses layanan internet. Dari jumlah tersebut, 9.113 desa berada di daerah perbatasan dan pinggiran tertinggal (3T).

Menurutnya, situasi ini harus menjadi perhatian khusus bagi para pengambil keputusan dan aktor politik di industri Internet. Sebab, upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap jaringan komunikasi elektronik seringkali terkendala infrastruktur.

“Keinginan masyarakat akan kemampuan internet terkadang tidak terkait langsung dengan infrastruktur yang ada. Internet yang adil bisa terwujud jika infrastruktur didistribusikan secara masif,” kata Zulfadly.

Ia mengatakan pemerataan akses internet perlu dilakukan oleh seluruh komponen industri ini. Salah satu solusinya adalah memberikan kemampuan kepada perusahaan internet lokal atau ISP (penyedia layanan internet) untuk melayani wilayah di wilayah mereka yang belum terkoneksi.

“Daerah-daerah yang belum terjangkau internet, terutama yang ekonominya penting bagi perusahaan besar, tidak bisa dimasuki. Ini merupakan peluang bagi ISP lokal untuk melayani daerah-daerah tersebut,” kata Zul -sapaan akrab Zulfadly.

Calon presiden umum APJII 2021-2024 mengatakan ISP lokal ini nantinya bisa memetakan wilayah yang belum terkoneksi internet.

Menurutnya, cara ini akan efektif karena sebagai ISP lokal, Anda tentu akan lebih tahu tentang wilayah geografis. Pada saat yang sama, perusahaan Internet di daerah dapat menjadi pionir dalam membuka jaringan Internet di daerah baru.

“ISP lokal bisa menjadi yang terdepan dalam hal tersandung,” kata Zulfadly. Dengan begitu, dia optimistis distribusi akses internet bisa berimbang antara peningkatan pengguna dan infrastruktur yang tersedia. Pembukaan wilayah baru juga jangan sampai diganggu oleh ISP-ISP besar,” ujarnya.

Dengan selesainya proyek Palapa Ring dan sudah beroperasi, Zulfadly berharap pemerintah dan pengelola dapat bekerja sama dengan ISP lokal agar daerah yang tidak memiliki akses internet dapat segera menikmati jaringan. (jpnn / fajar)

Sumber :