Sikap positif terhadap konstitusi negara

Sebagai warga negara, sudah sepatutnya setia kepada bangsa dan negara. Loyalitas ini dapat berupa loyalitas terhadap konstitusi dan ideologi negara.

Konstitusi negara kesatuan Republik Indonesia saat ini adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sebelum Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 benar-benar diterapkan, Indonesia telah melakukan perubahan konstitusi.

Sikap-positif-terhadap-konstitusi-negara

Dari buku Pendidikan Kewarganegaraan (2020) karya Rosmawati dan Hasnal Mulkan, dijelaskan bahwa tiga undang-undang dasar telah berlaku di Indonesia

sejak 17 Agustus 1945 hingga saat ini.

Selama periode 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949, Indonesia menggunakan UUD 1945. Sejak 27 Desember 1949 hingga 17 Agustus 1950, Indonesia menggunakan Konstitusi RIS.

Baca Juga : Isi Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

Sejak 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959, Indonesia menggunakan UUD 1950. Sejak tanggal 5 Juli 1959 sampai sekarang, Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 atau disebut dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan ke dalam email Anda.
email pendaftaran

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang dipakai saat ini juga telah mengalami penambahan atau perubahan. UUD 1945

telah mengalami empat kali perubahan, yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001 dan 2002.

UUD 1945 memiliki kedudukan penting sebagai konstitusi dan sumber hukum tertinggi. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap UUD 1945 adalah wajib.

Salah satu fungsi UUD 1945 sebagai konstitusi adalah melindungi warga negara dari penyalahgunaan kekuasaan pemerintahan. Bentuk loyalitas tersebut dapat dicapai melalui sikap positif terhadap UUD 1945.

Baca Juga: Penyimpangan Konstitusi di Era Orde Lama

Contoh sikap positif

Seperti dilansir situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ada beberapa contoh sikap positif terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi, yaitu:

Coba pelajari isi konstitusi

Melaksanakan isi anggaran dasar sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Mengawasi kinerja pemerintah atau lembaga pemerintah untuk menjalankan tugasnya berdasarkan Undang-Undang Dasar.
Mempelajari undang-undang yang berlaku saat ini untuk melihat apakah undang-undang tersebut sesuai atau tidak dengan Konstitusi.
Mengkomunikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Konstitusi kepada generasi muda.
Laporkan ke pihak berwajib jika ada yang melanggar konstitusi.

LIHAT JUGA :

https://www.stainpamekasan.ac.id/kelebihan-dan-kekurangan-gb-whatsapp/
https://www.iain-antasari.ac.id/fitur-gb-whatsapp-dan-cara-instalasinya/
https://www.iaincirebon.ac.id/review-gb-whatsapp-dan-fitur-yang-dimilikinya/
https://www.ikippgrismg.ac.id/gb-whatsapp-aplikasi-unggulan-untuk-bisnis-dan-komunikasi/
https://www.stain-pekalongan.ac.id/mengenal-fitur-fitur-unggulan-di-aplikasi-gb-whatsapp/
https://www.stainpurwokerto.ac.id/kenali-jenis-jenis-aplikasi-gb-whatsapp-dan-kelebihannya/
https://www.stainsalatiga.ac.id/elebihan-gb-whatsapp/
https://www.stikeskusumahusada.ac.id/cara-download-aplikasi-gb-whatsapp-dengan-mudah/
https://www.stisitelkom.ac.id/perbedaan-whatsapp-original-dengan-gb-whatsapp/
https://www.sunan-ampel.ac.id/gb-whatsapp-apk/
https://www.sttd.ac.id/app-gb-whatsapp/
https://formulasi.or.id/update-gb-whatsapp-2022-tips-aman-penggunaan-tanpa-banned/
https://www.congendiamedan.or.id/aplikasi-gb-whatsapp-2022-bisa-dua-akun-dalam-satu-perangkat/
https://www.muralinggau.ac.id/app-gb-whatsapp-2022-apa-bedanya-dengan-whatsapp-biasa/
https://www.ikipbudiutomo.ac.id/kelebihan-fitur-gb-whatsapp-versi-terbaru-2022/
https://www.stpp-bogor.ac.id/update-fitur-fitur-unggulan-app-gb-whatsapp-versi-2022/
https://www.erinjani.id/fitu-fitur-unggulan-yang-ada-di-aplikasi-gb-whatsapp/
https://www.delon.id/perbedaan-antara-whatsapp-gb-dengan-whatsapp-original/